Bingung Pilih Skuter Xiaomi atau Hoverboard? Cek Perbedaan Keduanya Sebelum Beli

Skuter Xiaomi

Bingung Pilih Skuter Xiaomi atau Hoverboard? Cek Perbedaan Keduanya Sebelum Beli – Skuter listrik saat ini sudah semakin populer di kalangan anak muda, terutama di kota-kota yang padat penduduk. Alasannya pun cukup menarik, yaitu kendaraan tersebut memungkinkan penggunanya dapat bergerak lebih cepat. Kalau sebelumnya skuter listrik dianggap sebagai mainan, yang biasanya dipakaisaat kumpul dengan teman. Mengikuti perkembangan urbanisasi yang cepat dan peningkatan dari jumlah kendaraan yang semakin pesat, penggunaan skuter ini menjadi cara alternatif untuk mencapai tujuan tepat waktu.

Saat akan memilih antara hoverboard dan skuter listrik seringkali membuat bingung. Pasalnya keduanya mempunyai fungsi yang sama dalam memfasilitasi transportasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Oleh karena itu diperlukan edukasi yang baik mengenai berbagai fitur yang membuat antara skuter Xiaomi dengan Hoverboard.

 

Bingung Pilih Skuter Xiaomi atau Hoverboard? Cek Perbedaan Keduanya Sebelum Beli

Sebelum untuk memutuskan membeli skuter Xiaomi atau Hoverboard, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu ulasan mengenai keduanya, seperti berikut ini!

Asal Usul Mesin Bertenaga Listrik

Beberapa tahun sebelumnya, sebagian besar kendaraan yang ada di muka bumi ini menggunakan bahan bakar minyak. Bahan bakar yang dimanfaatkan agar mesin dapat bekerja pada kecepatan yang dibutuhkan.

Melihat hal tersebut membuat banyak ilmuwan yang terus mencari cara untuk meningkatkan transportasi yang ramah dengan lingkungan. Bahkan harus memberikan dampak negatif yang minimal terhadap lingkungan.

Penjatahan dari bahan bakar selama Perang Dunia ke-2 mengarah kepada pengembangan ParCar. Pembuatan skuter bertenaga listrik pertama yang dirancang oleh Earle Williams. Beliau menemukan cara yang tepat guna untuk mengubah sepeda motor yang digerakkan menggunakan bahan bakar tradisional menjadi mesin listrik.

Berbanding terbalik dengan Hoverboard. Bila biasanya Anda melihatnya mirip dengan skuter listrik dengan desain berbeda. Melalui pendekatan yang dilakukan secara self-balancing. Maka personal transporter dapat menjadi alternatif yang trendi untuk Anda yang ingin mencoba sesuatu yang mirip dengan skuter, namun tanpa pegangan.

Yang harus Anda perhatikan sebelumnya pada Hoverboard dan skuter listrik dari Xiaomi ini terletak pada memiliki dua dua dan dek yang lebar untuk Anda berdiri di atasnya.

Keduanya juga menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya,  terutama untuk perjalanan yang mempunyai jarak tempuh tidak jauh. Karena antara skuter listrik dan Hoverboard tidak menggunakan bensin untuk beroperasi dan jauh lebih murah. Banyak orang lebih memilih keduanya daripada kendaraan yang menggunakan bahan bakar.

Tidak hanya itu saja, yang menjadi pertimbangan lainnya adalah biaya perawatan kendaraan yang terus melambung. Sehingga membuat orang yang banyak beralih ke hoverboard ataupun skuter elektrik.

Selain biaya perawatan yang terjangkau, keduanya menjadi kendaraan yang paling ramah lingkungan. Bahkan bila dibandingkan dengan sepeda tradisional, keduanya lebih mudah untuk dikendarai.

 

Perbedaan Antara Hoverboard dan Skuter Listrik

Walaupun Hoverboard dan skuter listrik menggunakan listrik sebagai penggeraknya, faktanya ada perbedaan yang signifikan pada keduanya. Seperti ulasan berikut!

Analisis Kecepatan dan Performa?

Hoverboard

Letak perbedaan pertama adalah pada kecepatan diantara keduanya. Kecepatan pada Hoverboard mencapai 19 kpj di atas permukaan yang rata. Pada Hoverboard juga tidak dilengkapi dengan handle, maka saat mengendarainyaAnda harus berhati-hati. Saat berada dijalan yang tidak rata, Anda akan berpotensi kehilangan keseimbangan akibat dari guncangan yang ada. Jadi sebaiknya gunakan kecepatan yang rendah menjaga agar Anda tidak terjatuh.

Berbeda pada skuter listrik, umumnya kendaraan ini mempunyai kecepatan sampai dengan 24 kpj bahkan lebih, tergantung dari model yang dikeluarkan.

Di skuter listrik juga sudah tersedia handle atau stang yang dapat membantu Anda untuk mengontrolnya saat melaju dengan kecepatan tinggi. Oleh sebab itu skuter listrik jelas memiliki kecepatan yang lebih bila dibandingkan dengan hoverboard.

 

Perbandingan Kapasitas Baterai

Antara Hoverboard dan skuter listrik menggunakan baterai yang dapat diisi ulang. Baterai akan lebih cepat terkuras saat bergerak bila dinaiki oleh orang yang mempunyai berat badan yang berat. Baterai juga akan lebih cepat habis bila digunakan pada cuaca yang panas.

Skuter listrik dalam kondisi yang standar dapat melakukan perjalanan 16 km sampai dengan 32 km (tergantung pada model dan kapasitas baterai).

Begitu juga dengan hoverboard model canggih yang diklaim dapat menjangkau jarak tempuh sampai dengan 32 km dengan pengisian baterai penuh.

Bila Anda tertarik untuk membeli skuter listrik, skuter elektrik dari Xiaomi dapat menjadi pilihan menarik untuk Anda yang ingin merasakan sensasi menggunakan skuter futuristik. Dengan desain lipat yang sangat fleksibel untuk dimasukkan ke mobil. Hal tersebut didukung oleh material yang sama dengan pesawat, dan menariknya Anda dapat menghubungkan smartphone. Warna yang ditawarkan ada dua, yakni Black Urban dan White Misty. Memiliki kecepatan maksimum 30 km/jam dan mampu membawa beban berat maksimal 100 kg.