Gelaran Acara Virtual Musik Hadir di Spotify

Gelaran Acara Virtual Musik Hadir di Spotify

Jakarta, Abahadil – Spotify hari ini resmi mengugumkan peluncuran fitur acara virtual, yang memungkinkan menghubungkan para penggemar musik melihat artis idolanya secara streaming langsung.

Intergrasi ini menjadi penting untuk menjawab hilangnya hiburan konser offline, yang harus tiarap selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.

“Dengan sebagian besar tur ditunda hingga 2021 dan digantikan konser online, Spotify ingin memudahkan para penggemar untuk tetap dapat terhubung secara virtual baik itu untuk artis yang Anda sukai atau yang baru Anda temukan untuk pertama kalinya,” kata Spotify, dikutip dari Techcrunch (16/9).

Pada fitur ini artis dapat membuat daftar kegiatan mereka secara streaming di Spotify pada platform apa pun seperti Twitch, Instagram Live, YouTube Live dan lain sebagainya. Acara virtual lainya juga dapat dibagikan ke spotify berkat kemitraan dengan Songkick dan Ticketmaster.

Daftar konser streaming langsung ini tersedia pada pilihan ‘On tour’ yang dapat Anda temukan pada profil artis, serta di hub Konser Spotify.

Sementara itu, Bill Ashton selaku Managing Director Songkick melihat langkah ini sebagai peluang besar meskipun penggemar musik di seluruh dunia masih mendambakan pengalaman live ketika menonton artis favorit mereka tampil.

“Kami melihat ini justru sebagai peluang besar, untuk membawa kemitraan kami dengan sportify yang berkomitmen untuk bisa terus menghubungkan artis dengan penggemar mereka secara virtual, setidaknya selama masa pandemi ini,” katanya.

Pada kenyataanya para pekerja seni musik saat ini sangat terpukul, bahkan virtual konser berbayar sekalipun kabarnya belum bisa membantu mengimbangi sebagian besar pendapatan tur yang hilang. Penghentian enam bulan akibat protokoler Kesehatan Covid-19 menurut data World Economic Forum diperkirakan merugikan industri musik lebih dari $ 10 miliar dalam bentuk sponsor.

Industri musik global bernilai lebih dari $ 50 miliar, dengan dua aliran pendapatan utama. Yang pertama, musik live, menghasilkan lebih dari 50 persen dari total pendapatan, dan sebagian besar berasal dari penjualan tiket.

Penjualan fisik, yang mewakili seperempat dari pendapatan musik rekaman, turun sekitar sepertiga, tidak mengherankan mengingat penutupan toko ritel yang terjadi selama pandemi Covid-19.

Mulai Beradaptasi

Berdasarkan laporan Tencent Music Entertainment (TME) hantaman virus corona belakangan juga mulai mengubah cara orang menikmati musik ke platform digital. Perubahan itu bisa dilihat Ketika banyak konsumen kini lebih memanfaatkan aplikasi rumah di TV dan perangkat pintarnya.

“Meskipun ada beberapa dampak pada layanan hiburan sosial, kami mulai melihat pemulihan yang moderat baru-baru ini. Pada kuartal pertama tahun 2020, pendapatan langganan musik online meningkat 70,0% dari tahun ke tahun. Jumlah pengguna yang membayar musik online mencapai 42,7 juta, meningkat sebesar 50,4%,” Tsai Chun Pan, Wakil Presiden Grup Departemen Kerjasama Konten TME.

Sportify juga mengungkapkan selama kuartal pertama tahun ini, ditemukan perubahan mendasar rutinitas konsumen, dengan mengambarkan perilaku mendengarkan musik seperti kebiasaan akhir pekan yang santai.

Memang berdasarkan data awal sempat terjadi penurunan streaming sebesar 7-9 persen di beberapa pasar, namun kini terus membaik. Pada saat yang bersamaan, justru permintaan akan hiburan video musik digital cenderung meningkat yang mengindikasikan adanya perubahan perilaku masyarakat.