koperasi

10+ Jenis Jenis Koperasi Beserta Penjelasannya

JENIS JENIS KOPERASI – pada artikel abahadil kali ini akan membahas tentang tujuan berdirinya koperasi, fungsi koperasi, dan jenis koperasi dengan detail dan terperinci agar para pembacanya puas degan artikel yang telah dituliskan oleh abahadil. Langsung saja anda bisa membacanya di bawah ini.

Tujuan Berdirinya Koperasi

koperasi
radarpatpetulainews.com

Tujuan koperasi sangatlah baik yaitu untuk menyejahterakan para anggotanya, bisa menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi para anggotanya, membantu memberikan modal usaha kepada anggotanya untuk mengambangkan usahanya.

Dalam kegiatannya koperasi akan menyesuaikan pada anggotanya dan juga kondisi pada organisasi itu sendiri. Berdasarkan kepentingan anggota ini lah yang nantinya akan dapat memunculkan koperasi yang lebih banyak.

Ada banyak sekali jenis jenis koperasi yang ada di Indonesia. Jenis koperasi itu juga membedakan tujuan dari kelompok itu sendiri. Berikut ini adalah jenis jenis koperasi yang ada di Indonesia

1. Berdasarkan Fungsinya

Jenis koperasi juga dapat di bedakan dengan 3 macam sebagai berikut

  • Koperasi Jasa
  • Koperasi Konsumsi
  • Koperasi Produksi

2. Berdasarkan Luas dan Wilayah Kerja

Jenis koperasi juga dapat dibedakan dengan seberapa luas daerah yang ada di wilayah tersebut. Dan berikut ini adalah jenis koperasi dengan membedakan tingkat wilayah

  • Koperasi Primer
  • Koperasi Sekunder

3. Berdasarkan Jenis Usahanya

Jenis usaha yang dijalankan oleh koperasi berbeda-beda sesuai dengan anggotanya. Koperasi jenis inilah yang dekat dengan masyarakat sehingga banyak warga yang mengetahui koperasi. Berikut ini perbedaan koperasi berdasarkan dengan usahanya

  • Koperasi Simpan Pinjam
  • Koperasi Serba Usaha
  • Koperasi Produksi
  • Koperasi Konsumsi

4. Koperasi Berdasarkan Anggota

Perbedaan koperasi yang keempat adalah berdasarkan anggotanya yang bergabung dengan koperasi tersebut. Setiap koperasi pasti memiliki anggota yang berbeda-beda. Berikut ini perbedaan koperasi berdasarkan anggota

  • Koperasi Unit Desa
  • Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  • Koperasi Sekolah

Koperasi Berdasarkan Fungsinya

koperasi
dishareinfo.blogspot.co.id

Pada saat pertama kali didirikannya koperasi adalah sebagai untuk membantu para anggota dan membantu para warga sekitar. Langsung saja di bawah penjelasan perbedaan koperasi berdasarkan fungsinya.

1. Koperasi Konsumsi

Tujuan pertama koperasi ini adalah untuk menyejahterakan para anggotanya terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bisa juga dikatakan didirikannya koperasi ini sebagai pemenuhan kebutuhan untuk para anggotanya.

Kelebihan jika para anggota berbelanja kebutuhan pokok di koperasi maka harga yang ditawarkan akan lebih murah dibanding dengan toko lain. Tujuan umum didirikannya koperasi ini sebenarnya adalah untuk menyejahterakan para anggotanya.

2. Jasa

Seperti dengan koperasi yang lainnya, koperasi ini hanya berbeda karena koperasi ini menawarkan jasa untuk para anggotanya. Pelayanan jasa yang ditawarkan dalam koperasi jasa bisa adalah jasa pinjaman uang untuk para anggotanya.

Kelebihan yang dipunyai koperasi ini adalah bunga yang cukup rendah dibandingkan dengan tempat peminjaman uang yang lainnya. Laba dari bunga tersebut pun juga sebagai kepentingan para anggotanya.

3. Koperasi Produksi

Jika Berdasarkan produksi maka dalam kegiatan produksi dilakukan oleh anggota. Proses produksi ini mencakup atau menyediakan bahan baku untuk proses produksi,

membantu menyediakan berbagai macam alat yang digunakan dalam proses produksi dan juga membantu produksi berbagai macam jenis barang tertentu. Koperasi produksi tidak hanya melingkupi itu saja, koperasi produksi melingkupi penjualan atau pemasaran hasil dari produksi anggota koperasi.

Yang harus diingat dari koperasi ini adalah sebaiknya para anggota koperasi harus bisa mendirikan usaha dengan memproduksi barang yang sejenis, hal itu karena koperasi dengan jenis barang yang sama akan membuat stok barang lebih banyak.

Jika barang lebih banyak maka penjualan barang akan semakin mudah. Koperasi tersebut juga bisa menjadi supplayer  terhadap barang yang di produksinya dan jika stok barang banyak, selain menjadi supplier koperasi bisa mendapatkan pembeli sendiri.

Berdasarkan Luas Daerah Kerja

peta
otodidakart.blogspot.com

Koperasi memiliki luas daerah dan otonomi daerah dan kerja sendiri-sendiri. Luas wilayah kerja koperasi pun terbagi-bagi. Berikut ini adalah pengertian koperasi berdasarkan dengan luas wilayah daerah kerjanya masing-masing:

1. Koperasi Primer

Koperasi primer memiliki anggota paling sedikit 20 orang. 20 orang itu terhitung perseorangan.

2. Koperasi Sekunder

 Disebut koperasi sekunder sebab koperasi ini terdiri dari berbagai macam gabungan badan-badan yang ada di koperasi serta memiliki daerah kerja yang lebih luas dibandingkan dengan koperasi primer.

Oleh sebab itulah koperasi ini harus dibagi menjadi beberapa bagian agar pengawasan kerja lebih maksimal. Koperasi ini terbagi menjadi tiga bagian koperasi. Yaitu sebagai berikut ini :

  • Koperasi pusat – Koperasi pusat merupakan koperasi gabungan dimana akan melibatkan sedikitnya 5 koperasi primer.
  • Gabungan koperasi – Disebut gabungan koperasi dikarenakan gabungan koperasi tersebut akan memiliki anggota yang paling sedikit tiga anggota koperasi pusat dimana koperasi pusat hanya memiliki anggota sedikitnya 5 anggota koperasi primer.
  • Induk koperasi –  Sama halnya dengan namanya, induk
    koperasi merupakan induk dari koperasi sekunder. Hal itu dikarenakan koperasi pusat dan gabungan koperasi akan menjadi anggota dari induk koperasi.Induk koperasi adalah koperasi dengan anggota paling sedikit 3 gabungan koperasi dimana gabungan koperasi itu akan memiliki anggota dari koperasi pusat dan koperasi primer

Berdasarkan Usahanya

toko
rumahdijual.com

Dan tentu masyarakat sudah tidak asing lagi dengan koperasi jenis ini, hal itu dikarenakan koperasi ini ada di tengah-tengah masyarakat dan masyarakat pun banyak yang terlibat langsung dengan koperasi ini. Berikut ini adalah pengertian koperasi berdasarkan dengan jenis usahanya :

1. Simpan Pinjam

Jenis koperasi simpan pinjam adalah jenis koperasi yang banyak diikuti oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan di zaman yang semuanya sudah serba mahal seperti sekarang ini, kita dapat mendapatkan pinjaman dengan mudah hanya dengan menjadi anggota koperasi tersebut.

Pengertian koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang mempunyai usaha individual untuk menyimpan simpanan yang disetorkan oleh anggota koperasi serta melayani anggota yang ingin melakukan peminjaman.

Konsep dari koperasi ini adalah, jika ada seorang anggota yang menabung uangnya di koperasi tersebut maka akan memperoleh imbalan menabung dan anggota yang melalukan pinjaman akan dikenakan jasa.

Jasa yang dikenakan oleh anggota yang meminjam adalah berupa bunga kecil ketika melakukan pembayaran terhadap uang yang dipinjamnya. Oleh sebab itu koperasi itu berasal dari anggota, oleh anggota dan hasilnya pun akan disalurkan kepada anggota koperasi tersebut.

2. Koperasi Serba Usaha

Koperasi ini juga banyak diikuti oleh masyarakat, hal itu dikarenakan koperasi serba usaha adalah koperasi yang memiliki jenis usaha bermacam-macam.

Koperasi ini akan mencakup beberapa jenis usaha koperasi diantaranya adalah simpan pinjam, koperasi unit produksi, koperasi konsumsi dengan membuka usaha pertokoan yang melayani berbagai macam kebutuhan sehari-hari anggotanya maupun masyarakat umum.

Jika masyarakat ada yang masih belum bergabung ke koperasi maka harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan para anggota koperasi yang lainnya. Jika anggota yang membeli di koperasi serba usaha tersebut, harga yang ditawarkan pun lebih murah dibandingkan di toko yang lainnya.

3. Koperasi Konsumsi

Pengertian koperasi konsumsi adalah koperasi yang dapat menyediakan macam- macam kebutuhan sehari-hari untuk para anggota koperasi tersebut. Kebutuhan sehari-hari ini bisa mencakup dalam bidang bahan pangan, pakaian, perabotan rumah tangga dan masih banyak lagi lainnya.

4. Koperasi Produksi

Koperasi produksi adalah koperasi yang memiliki bidang usaha untuk bisa dapat membuat barang, memproduksi barang dan yang menjual barang adalah para anggota koperasi tersebut.

Anggota yang bisa bergabung di sini kebanyakan yang sudah bisa mendirikan usaha sendiri dan melalui koperasi angggota tersebut akan mendapatkan bantuan modal dan meningkatkan pemasaran.

Sekian penjelasan dari abahadil tentang jenis jenis koperasi semoga dapat bermanfaat bagi para pembacanya

Satu pemikiran pada “10+ Jenis Jenis Koperasi Beserta Penjelasannya

Tinggalkan komentar