√ 7 Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Tanah Beserta Dengan Penjelasannya

JENIS JENIS TANAH – Tanah adalah bagian lapisan bumi paling luar yang terbentuk dari bahan-bahan organik, mineral, udara, air, dan berbagai organisme yang sangat banyak. Adanya tanah merupakan salah satu sumber kehidupan di muka bumi ini, tanpa tanah mungkin tidak ada kehidupan di muka bumi ini.

Tahukah anda? Bahwa tanah yang kita pijak setiap harinya ini ternyata memiliki banyak jenisnya. Masing-masing jenis tanah memiliki karakter yang berbeda-beda, baik dari segi bentuk, warna, dan kesuburan. Dan semua jenis tanah yang ada di muka bumi ini memiliki fungsi, dan fungsi dari masing-masing tanah berbeda-beda.

Sebagai warga Negara Indonesia yang baik, kita perlu mengenal jenis-jenis tanah yang ada di Indonesia ini. Karena Negara Indonesia ini tergolong negara yang berdiri di atas tanah yang bagus dan subur. Jadi, tidak ada salahnya dan banyak manfaatnya jika kita mengenali berbagai jenis ciri-ciri tanah yang ada di Indonesia.

Tanah Liat

majalahbatu.com

Tanah liat merupakan tanah yang memiliki ciri-ciri tekstur yang lengket, dengan beberapa varian warna. Tanah liat yang ada di Indonesia umumnya memiliki tiga warna, yaitu warna hitam, abu-abu, dan kemerahan.

Sesuai dengan namanya, tanah jenis ini memiliki struktur yang liat, dan jika disentuh terasa basah, lentur, kental, lengket, halus, dan jika terkena sinar matahari secara langsung tanah jenis ini akan mengeras sekali. Teksturnya yang liat dan lengket sehingga membuat jenis tanah ini sulit dilewati air. Jadi, biasanya air yang berada di atas tanah ini akan mengenang lama.

Tanah ini tergolong sebagai tanah yang kurang bagus untuk lahan pertanian. Tetapi, tanah jenis ini memiliki manfaat yang cukup banyak di bidang industri. Di antaranya bisa dimanfaatkan sebagai bahand dasar pembuatan batu bata, genteng, dan perlatan dapur seperti wajan, gentong, dan lainnya.

Tanah Gambut

fandiadhitya.web.ugm.ac.id

Tanah gambut yaitu jenis tanah yang sebagian besar terbentuk oleh materi sayuran yang membususk dan juga sisa-sisa tumbuhan yang sudah mati. Jenis tanah ini, sering kita jumpai di persawahan, rawa-rawa, daerah air payau atau yang yang memiliki nama lain cekungan.

Jenis tanah ini memiliki ciri-ciri warna yang gelap menghitam atau bisa juga berwarna coklat kemerahan, memiliki tekstur lunak, lembek, dan jika ditekan akan keluar kandungan airnya. Sifatnya asam, membuat jenis tanah ini tergolong ke dalam tanah yang kurang subur. Di Indonesia, jenis tanah ini bisa dijumpai di wilayah Kalimantan, Sumatra, dan Daerah Papua.

Tanah Pasir

commons.wikimedia.org

Tanah pasir yaitu jenis tanah yang memiliki partikel terbesar dibanding dengan jenis tanah lainnya. Jenis tanah ini tidak cocok untuk bertanam karena tanah jenis ini kurang efisien dan mengandung humus. Meskipun tidak bagus untuk bercocok tanam, tetapi tanah jenis ini sangat bagus untuk bahan bagunan.

Ciri-ciri dari tanah pasir yaitu memiliki partikel yang besar, teksturnya kasar dan berpasir, kering, mudah dilalui air, tidak bisa menampung air. Jenis tanah ini sangat mudah dijumpai di daerah tepi sungai, pantai, dan daerah dataran rendah.

Tanah Aluvial

hidupsimpel.com

Tanah aluvial yaitu jenis tanah yang terbentuk oleh proses endapan lumpur di sungai. Karena hal ini, tanah aluvial sering juga disebut dengan tanah endapan. Jenis tanah ini memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Oleh karena itu, tanah ini bagus untuk bercocok tanam.

Ciri-ciri dari tanah ini yaitu memiliki warna gelap, teksturnya lembut hampir seperti lumpur, menyerap air, dan mudah menggumpal. Jenis tanah ini bisa ditemui disetiap tepi sungai dan tanah lapang yang berada tidak jauh dari sungai.

Tanah Humus

ilmupengetahuan.org

Tanah humus yaitu jenis tanah yang menduduki lapisan terluar dari susunan tanah alami yang terbentuk dipermukaan bumi ini. Jenis tanah ini banyak dijumpai di derah negara tropis seperti Indonesia. Tanah ini terbentuk secara alami dari proses alam, yaitu terbentuk atas bahan organik, pembusukan tumbuhan dan hewan yang sudah mati, dan mikroorganisme.

Selain itu, tanah ini mengandung batu yang berukuran kecil, pupuk kandang, lumpur, pasir, air, dan udara. Jadi, pembentukannya lengkap sehingga tanah ini bagus untuk bercocok tanam. Ciri-ciri dari tanah humus yaitu memiliki warna gelap, coklat kehitaman, teksturnya gembur, daya serapnya tinggi, dan subur. Jenis tanah ini mudah ditemukan di daerah tropis.

Tanah Vulkanik

putroeintan.blogspot.co.id

Tanah vulkanik yaitu jenis tanah yang terbentuk dari material hasil letusan gunung berapi. Jenis tanah ini memiliki suhu yang dingin. Kandungan unsur haranya tinggi, sangat cocok untuk dijadikan lahan pertanian. Tanah vulkanik terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Tanah vulkanik regosol, jenis tanah vulkanik ini memiliki ciri-ciri warna abu-abu kekuningan, tekstur yang kasar, kandungan organiknya sedikit. Cocok untuk bercocok tanam jenis palawija dan buah-buahan.
  • Tanah vulkanik latosol, jenis tanah vulkanik ini memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan jenis vulkanik regosol. Tanah vulkanik ini berwarna merah kekuningan, memiliki siat asam, kandungan organiknya sedang. Sehingga cocok untuk bercocok tanam jenis palawija, karet, kelapa, dan kopi.

Baca Juga : harga biji polokyo

Tanah Andosol

satujam.com

Jenis tanah yang Selanjutnya adalah tanah yang diberi dengan nama tanah andosol. Tanah ini terbentuk karena adanya suatu proses vulkanik yang ada di gunung berapi. Tanah memiliki kesuburan yang baik sangat cocok untuk bercocok tanam.

Tanah ini memiliki beberapa Karakteristik yang berbeda dengan tanah yang lainnya, diantara perbedaannya adalah. Tanah ini memiliki warna keabu-abuan, memiliki mineral yang banyak, unsure hara, sangat baik untuk berbagai jenis tanaman. Tanah ini bisa anda temukan di dekat gunung berapi.

Demikianlah jenis-jenis tanah yang banyak dijumpai di Indonesia. Jadi, kebanyakan tanah di Indonesia memiliki kandungan yang bagus, sehingga bagus untuk dijadikan lahan pertanian.

Tinggalkan komentar