sejarah Malaka

Kerajaan Islam di Indonesia

KERAJAAN ISLAM – Kerajaan-kerajaan Hindu-Budha sejak kedatangan islam ke Indonesia sudah mulai surut. Agama islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13 M. Agama dan kebudayaan islam masuk melalui para pedagang yang berasal dari Arab, Persia, India, dan China. Agama islam berkembang dengan pesat di tanahh air. Disini kami akan memaparkan beberapa kerajaan islam di Indonesia bisa langsung di baca di bawah ini 10 kerjaan Islam di Indonesia

Kerajaan Islam di Indonesia

Ada banyak sekali jumlah kerajaan yang ada di Indonesia, dan kerajaan yang paling banyak adalah kerjaan budha dan hindu. Tapi jangan lupa bahwa pada zaman dahulu penyebaran islam di Indonesia sangat cepat akibat ada kerajaan Islam yang ada di Indonesia.

Kita akan membahas tentang kerajaan islam yang ada di Indonesia. Salah satu kerajaan islam yang akan kami bahas adalah Samudera Pasai, Kerajaan Aceh, Kerajaan Demak, Kerajaan Demak, dan masih banyak lagi kerajaan islam yang ada di Indonesia.

1. Samudera Pasai

kerajaan samudera pasai
satujam.com

kesultanan Pasai juga di kenal dengan Samudera Darussala, atau Samudera Pasai, adalah kerajaan islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatera. Islam merupakan agama yang dianut oleh masyarakat Pasai, walaupun pengaruh Hindu dan Buddha juga turut mewarnai masyarakat.

Dari catatan Ma Huan dan Tome Pires, telah membandingkan dan menyebutkan bahwa sosial budaya masyarakat pasai mirip dengan dengan Malaka, Seperti bahasa, maupun tradisi pada upacara kelahiran, perkawinan dan kematian. Kemungkinan kesamaan ini memudahkan penerimaan Islam di Malaka dan hubungan yang akrab ini dipererat dengan pernikahan antara putri Pasai dengan Raja Malaka.

2. Kerajaan Aceh Darussalam

sejarah kerajaan Aceh
buraqnari.blogspot.com

Kesultanan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan islam yang pernah berdiri di provinsi Aceh. Kesultanan Aceh terletak di utara pulau Sumatera dengan ibu kota Bandar. Aceh Darussalam dengan sultan pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat syah yang dinobatkan pada ahad, 1 jumadil awal 913 h atau pada tanggal  8 September.

Para ulama aceh banyak terlibat dalam karya di bidang keagamaan yang dipakai luas di Asia Tenggara. Syaik Abdurrauf menerbitkan terjemah dari Tafsir Al-quran Anwaarut Tanzil wa Asrarut Takwil, karangan Abdullah bib Umar bin Muhammad Syirazi ke dalam bahasa jawa.

3. Kerajaan Demak

kerajaan Demak
yogaof2013.blogspot.co.id

Kesultanan Demak atau Kerajaan Demak adalah kerajaan islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Menurut tradisi jawa, Demak sebelumnya merupakan kabupaten dari kerjaan Majapahit, kemudian muncul sebagai kekuatan baru mewarisi legitimasi dari kebesaran Majapahit.

Kerajaan ini tercatat menjadi pelopor penyebaran agama islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya, Walaupun tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perbutan kekuasaan di antara kerjaan-kerajaan.

4. Kerajaan Kutai

sejarah kerajaan kutai
www.indonesiakaya.com

Kutai Martadipura adalah kerjaan bercorak Hindu di nusantara yang memiliki bukti saejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu Sungai Mahakam.

Nama kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat yang ditemukan prasasti yang menunjukkan eksitensi kerjaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerjaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat di peroleh.

5. Kerajaan Sunda

kerajaan Pasundan
chalsa-hermawan.blogspot.co.id

Kerjaan Sunda atau Kerajaan Pasundan adalah kerajaan yang pernah ada diantara tahun 932 dan 1579 masehi di bagian barat pulau Jawa. Kerajaan ini bahkan pernah menguasai wilayah bagian selatan pulau Sumatera. Kerajaan ini bercorak Hindu dan Buddha, kemudian sekitar abad ke-14 diketahui kerjaan ini telah beribukota di Pakuan Pajajaran serta memiliki dua kawasan pelabuhan utama di Kelapa dan Banten.

Kerajaan Sunda runtuh setelah Ibukota kerajaan ditaklukan oleh Maulana Yusuf pada tahun 1579. Sementara sebelumnya kedua pelabuhan utama kerjaan Sunda itu juga di kuasai oleh Kerjaan Demak pada tahun 1527, Kalapa ditaklukan oleh Fatahillah dan Banten ditaklukan oleh Maulana Hasanuddin.

6. Kerajaan Ternate

Kerajaan Ternate
abahadil.com

Tak ada sumber yang jelas mengenai kapan awal kedatangan islam di Maluku Utara khususnya Ternate. Namun diperkirakan sejak awal berdirinya kerajaan Ternate, Masyarakat Ternate telah mengenal islam mengingat banyak nya pedagang Arab yang telah bermukim di Ternate kala itu.

Beberapa raja awal Ternate sudah menggunakan nama bernuansa islam namun kepastian mereka maupun keluarga kerjaan memeluk agama islam masik diperdebatkan. Hanya dapat dipastikan bahwa keluarga kerajaan Ternate resmi memeluk islam pertengahan abad ke-15.

Penguasa Ternate ke-18 raja pertama yang diketahui memeluk agama islam bersama seluruh kerabat dan pejabat istana. Penggantu Kolono Marhum adalah puteranya, Zainal Abidin (1486-1500). Beberapa langkah yang diambil Sultan Zainal Abidin adalah meninggalkan gelar Koloni dan menggantinya dengan sultan.

Islam diakui sebagai agama resmi kerajaan, syariat islam diberlakukan, dan membentuk lembaga kerajaan sesuai hukum islam dengan melibatkan para ulama. Langkah-langkahnya ini kemudian diikuti kerajaan lain di Maluku secara total, hampir tanpa perubahan. Ia juga mendirikan madrasah yang pertama di Ternate.

7. Kesultanan Banjar

kerajaan Banjar
Sejarah Negara.Com

Kesultanan Banjar atau biasa disebut juga dengan Kesultanan Banjarmasin adalah sebuah kerajaan islam di Kalimantan yang berdiri tahun 1520 dan dihapuskan sepihak oleh Belanda pada 11 Juni 1860. Namun rakyat Banjar tetap mengakui ada pemerintahan darurat/pelarian yang baru berakhir pada 24 Januari 1905.

Kesultanan Banjar adalah penerus dari kerajaan negara Daha yaitu kerajaan Hindu yang beribukota di kota Negara, sekarang merupakan ibukota Kecamatan Daha selatan, hulu sungai selatan. Wilayah Kerajaan saat ini termasuk ke dalam provinsi Kalimantan selatan Indonesia.

8. Kesultanan Mataram

kerajaan mataram
traveling-kiancantik.blogspot.co.id

Kesultanan Mataram adalah kerajaan Islam di pulau Jawa yang pernah berdiri pada abad ke-17. Kerajaan ini dipimpin suatu dinasti keturunan Ki Ageng  Sela dan Ki Ageng Pemanahan, yang  mengklaim sebagai suatu cabang ningrat keturunan penguasa Majapahit.

Asal-usulnya adalah suatu kabupaten  di bawah kesultanan Pajang, berpusat di ” Bumi Mentaok” yang diberikan kepada Ki Ageng  Pemanahan sebagai hadiah atas jasanya.

9. Kesultanan Cirebon

sejarah Kesultanan Cirebon
alampriangan.wordpress.com

Kesultanan Cirebon adalah sebuah Kesultanan islam ternama di Jawa Barat pada abad ke-15 dan 16 masehi, dan merupakan pangkalan penting jalur perdagangan dan pelayaran antar pulau.

Lokasinya di pantai utara pulau Jawa yang merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, membuatnya menjadi pelabuhan dan jembatan antara kebudayaan Jawa dan Sunda sehingga tercipta suatu kebudayaan Cirebon yang tidak didominasi kebudayaan Jawa maupun Kebudayaan Sunda.

Kesultanan Cirebon didirikan di dalem agung pakungwati sebagai pusat pemerintahan negara islam kesultanan Cirebon. Letak dalem agung pakungwati sekarang menjadi keraton kesepuhan Cirebon.

10. Kesultanan Melaka

sejarah Malaka
edyraguapo.blogspot.co.id

Kesultanan Malaka adalah sebuah kerjaan Melayu yang pernah berdiri di Malaka,Malaysia.  Kerjaan ini didirikan oleh Parameswara, kemudian mencapai puncak kejayaan pada abad ke-15 dengan menguasai jalur pelayaran selat Malaka, sebelum ditaklukan oleh Portugal tahun 1511. Kejatuhan Malaka ini menjadi pintu masuknya kolonialisasi Eropa di kawasan Nusantara.

Kerajaan ini tidak meninggalkan bukti arkeolog yang cukup untuk dapat digunakan sebagai bahan kajian sejarah, namun keberadaan kerajaan ini dapat diketahui melalui Sulalatus Salatin dan kronik China masa Dinasti Ming.

Dari perbandingan dua sumber ini masih menimbulkan kerumitan akan sejarah awal Malaka serta rentang waktu dari pemerintahan masing-masing raja Malaka. Pada awalnya islam belum menjadi agama bagi masyarakat Malaka, namun perkembangan berikutnya islam telah menjadibagian dari kerjaan ini yang ditunjukkan oleh gelar sultan yang disandang oleh penguasa Malaka berikutnya.

Tinggalkan komentar