Perjalanan Menuju Palembang

Awal Berfikiran Menuju Ke Palembang

gpibgloria.org

Pada saat saya sedang bermain bersama-sama teman, salah satu dari teman saya bilang “eh kita main ke Palembang yuk ke rumah Izzuddin” semua langsung terdiam sejenak saya pun langsung menjawab ” ayo kita ke Palembang kayaknya seru tuh”. Akhirnya saya dan teman-teman mengumpulkan teman-teman yang ingin ikut menuju Palembang, terkumpulah 7 orang.

Setelah semua orang terkumpul kami besok nya langsung berdiskusi apa saja yang harus di persiapkan ke Palembang. Ada salah satu teman dan di orang Palembang dia mengatakan ” biaya kesana sekitar satu jutaan, klo makan kami bisa nampung insyaallah”. kami sengaja berdiskusinya dua bulan sebelum keberangkatan agar bisa lebih siap saat keberangkatan.

Tapi kami semua ada kendali yaitu perizinan dengan orang tua kami semua, ada teman berkata ” coba aja izin dulu sama orang tua insyaallah di izinin kok”. Saya pun dan teman-teman lansung menuju musyrif masing-masing untuk meminjam hp, karena di pesantren saya tidak boleh membawa hp tetapi para murid diperbolehkan untuk meminjam hp ke musyrif, singkat cerita semua sudah menelpon orang tuanya masing-masing dan sudah dapat izin semua nya dari orang tua masing-masing.

Pada hari keberangkatan teman ada dua teman yang berhalangan untuk ikut. Saya pun juga hampir aja tidak ikut kesana karena orangtua saya tidak datang-datang karena terjebak macet saat saya hampir putus asa. Ada salah satu ustadz nyamperin saya dan mengasih uang kepada saya dan lalu ustadz itu bilang ” tadi orang tua kamu nelpon ke saya katanya tolong kasih uang dulu ke Fadhil entar diganti”. Saya pun lansung sangat senang karena bisa jadi ke Palembang.

Menuju Palembang

Pada saat kami semua berbincang-bincang tentang apa saja yang akan kami lakukan saat sudah di Palembang. setelah empat kemudin saya sampai Pelabuhan Merak saya sangat kagum dengan kapal-kapal yang besar-besar karena saya pertamakalinya malihat kapal Ferry secara lansung, setelah membeli tiket mobil kami pun langsung naik kapal Ferry tersebut.

Saat di atas kapal tersebut saya dan teman-teman berkeliling ke sekitaran kapal pada saat di kapal kami juga berfoto-foto karena pemandangan lautan yang kami belum pernah datangi ini sangat lah bagus di atas kapal kami sambil makan cemilan yang sudah kami beli sebelum naik ke kapal.

Setelah dua jam kami akhirnya sampai ke pelabuhan Bakauheni Lampung setalah turun dari kapal kami pun mencari makan dulu. Pada saat kami makan saya melihat orang yang mencurigakan saya pun langsung bilang ke supir ” pak ada orang yang mencurigakan di belakang kita” sang supir pun mengerti lalu makannya dipercepat dan lansung jalan menuju Palembang!.

Sampai di Palembang

backpackstory.me

Setelah 12 jam dari pelabuhan Bakauheni kami akhirnya sampai di palembang dan kami langsung di sambut sama orang tua teman dan sudah di persiapkan tempat untuk menginap kami. Karena kami lelah kamipun istirahat dulu selama beberapa jam. Saat kami bangun siang hari kami langsung disuguhkan makanan dan tak lupa ada juga makanan khas Palembang yaitu Pempek.

Setelah kami makan salah satu teman berkata ” kita diskusi yuk apa saja yang ingin kita di Palembang”. Tapi sebelum mengelilingi wisata yang ada di Palembang kami harus bertamu ke rumah-rumah teman karena ada 4 orang teman yang rumahnya di Palembang. Setelah seharian berkeliling ke rumah-rumah teman yang ada di palembang kami lansung tidur malam agar besok bisa lebih bersemangat untuk jalan-jalan.

Kambang Iwak Palembang

anisanazilah2015.blo

Setelah kami bangun dari tidur kami lansung melaksanakan sholat shubuh berjamaah dengan di lanjutkan tilawah Al-Qur’an sampai jam 7 pagi. setelah itu kami lansung di sajikan sarapan dan tidak ketinggalan lagi pempek Palembang setelah sarapan kami langsung berangkat ke Kandang Iwak Palembang.

Setelah sesampainya si sana kami langsung olahraga ringan seperti jogging,pushup, di sana kami juga latihan bela diri,dan yang kami tidak lewatkan adalah berfoto itu seperti hal wajib setiap ke tempat yang baru kami singgahi. setelah kami berkeliling kandang Iwak kami pun pergi dari sana untuk mencari makan siang lagi-lagi yang kami cari adalah makanan khas Palembang seperti pempek, burgo, lakso, dan lain-lain.

Masjid Cheng Ho Palembang

www.pergiberwisata.com

Setelah kemarin-nya ke kandang iwak sekarang kami lanjutkan ke masjid terkenal di Palembang yaitu Masjid Cheng Ho Palembang, saat kami sedang sarapan orang tua teman ada yang ngajak ke masjid Cheng Ho setelah sarapan ini. Setelah sarapan selesai kamipun langsung berangkat menuju masjid Cheng Ho sesampai nya kami di sana kami lansung melaksanakan sholat duha danĀ  dilanjutkan dengan berkeliling ke sekitaran masjid Cheng Ho di sana kami juga berfoto-foto. Setelah dari sana kami pun melanjutkan perjalanan menuju pulau Kemaro Palembang.

Pulau Kemaro Palembang

panduanwisata.id

Setelah kami mengunjungi majid Cheng Ho lanjutkan menuju ke Pulau Kemaro Palembang, tapi jika ingin sampai di Pulau Kemaro kami harus menyewa getek/perahu kecil untuk menyebrangi Danau Musi waktu yang di tempuh sekitar 15 menit. Sesampainya kami di Pulau kemaro kami berkeliling ke sekitaran Pulau Kemaro dan berfoto-foto. kami disana sekitar 1 jam setelah itu kami lanjutkan ke ampera untuk berfoto-foto.

Berbelanja Oleh-oleh Khas Palembang

eatjogja.com

Satu hari sebelum kepulangan kami dari Palembang kami tidak lupa berburu oleh-oleh khas Palembang untuk keluarga yang ada di rumah pertama-tama kami mencari baju yang ada gambar atau tulisan Palembang agar bisa menjadi kenangan untuk seumur hidup kami pun diantarkan ke tempat distro baju khas Palembang yaitu nyeyes kami disana bisa memilih baju karna banyak pilihan gambar, tulisan, dan warna setelah beberapa menit memilih baju akhirnya dapat baju yang cocok bagi kami. setelah berburu pakaian kami lanjutkan membeli makanan khas Palembang seperti Pempek, krupuk khas Palembang dan berbagai macam olaha khas Palembang yang bisa kami bawa pulang ke rumah untuk keluarga.

Hari Kepulangan Ke Rumah

Elshinta.com

Setelah 4 sampai 5 hari berkeliling palembang dan sudah membeli oleh-oleh khas palembang saatnya kami pulang ke rumah masing-masing. Pagi hari kami sudah di bangunkan karena jika tidak bangun pagi kami akan ketinggalan pesawat yang menuju Bandara Soekarno Hatta. Setelah selesai packing barang kami lansung berangkat menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sesampainya kami disana kami disuruh mengumpulkan fotocopy kartu keluarga karena kami waktu itu belum ada yang mempunyai kartu tanda penduduk setelah sikitar 15 menit mengurus tiket pesawat kami lansung naik pesawat airasia.

Saat itulah saya dan beberapa teman saya pertama kalinya menaiki pesawat di situ saya kegembiraan tersendiri karena baru merasakannya. Setelah 1 jam di atas pesawat akhir kami sampai di Bandara Soekarno-Hatta jakarta. disana kami sudah di tunggu oleh orang tua dari salah satu teman kami untuk mengantarkan kami pulang singkat cerita akhir-nya kami pulang ke rumah masing-masing dengan selamat.

Tinggalkan komentar